10 Cara Memperlancar Asi

ASI atau Air Susu Ibu merupakan makanan terbaik bagi bayi. Susu formula yang kualitasnya nomor satupun, yang harganya paling mahal masih belum bisa menandingi kehebatan ASI. Hal ini disebabkan karena ASI kaya sekali akan zat-zat yang bergizi yang memiliki manfaat yang besar sekali terhadap pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan si bayi.

Sesuai dengan anjuran dari para dokter anak ASI sebaiknya diberikan kepada bayi begitu dia lahir sampai dengan bayi tersebut berumur dua tahun. Yang paling utama adalah selama enam bulan berturut-turut setelah bayinya lahir, tanpa satu kalipun diselingi atau ditambah dengan susu formula. Yang demikian ini dikenal dengan istilah “ASI Eksklusif”.

Bayi memperoleh ASI untuk pertama kalinya beberapa saat setelah dilahirkan dari rahim ibunya. Setelah dipotong ari-arinya kemudian dibersihkan terlebih dahulu badannya, oleh dokter atau bidan atau perawat yang ada di ruang persalinan si bayi dibawa ke ibunya untuk diletakkan di atas dadanya.

Sesaat kemudian, tanpa dibantu oleh siapa-siapa mulut si bayi langsung terbuka, seperti sedang mencari-cari sesuatu. Ya, memang betul, si bayi ternyata memang tengah mencari puting ibunya. Setelah dapat, langsung dihisapnya dengan kuat. Inilah yang dalam dunia kedokteran dinamakan “IMD” atau “Inisiasi Menyusui Dini”. Tetesan ASI yang pertama dihisap oleh si bayi disebut dengan “Kolostrom”.

Khasiat dari kolostrum ini banyak sekali. Karena di dalam kolostrom ini terkandung berbagai macam zat yang bergizi maka ke depannya bayi akan mendapatkan sistem kekebalan tubuh yang baik. Daya tahan tubuhnya sudah terkondisikan dengan begitu bagus sehingga bisa terhindar dari berbagai macam penyakit yang berbahaya.

Pemberian ASI eksklusif kepada bayi akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi bayi yang bersangkutan. Tingkat imun tubuhnya yang tinggi akan membuatnya sangat jarang terkena sakit. Kalaupun suatu saat jatuh sakit, sakit yang menyerangnya masih tergolong sakit yang ringan, seperti pilek, batu dan demam yang tidak terlalu tinggi.

Meskipun bayinya sedang sakit jika si ibu tetap memberikan ASI maka sebentar saja, tidak butuh waktu yang lama, hanya dalam beberapa hari, tidak lebih dari satu minggu, si bayi akan sembuh dari sakitnya, tanpa harus diperiksakan ke dokter anak. Ya, obatnya memang ASI, hanya ASI, tidak ada yang lain.

Karena khasiatnya yang hebat, semua ibu sudah pasti ingin terus menyusui bayinya hingga dua tahun lamanya dengan lancar, tanpa mengalami kendala apapun. Namun pada kenyataannya di tengah-tengah perjalanan proses menyusuinya masalah yang tidak diinginkan datang. Secara tiba-tiba ASInya tidak lancar lagi keluarnya, tersendat-sendat. Lama-kelamaan bahkan tidak mengalir.

ASI yang mendadak mandeg keluarnya ini membuat hati ibu sedih. Ibu tidak bisa lagi memberikan yang terbaik kepada bayinya. Bayinya pun tidak lagi memperoleh asupan ASI yang memadai. Tentu saja hal tersebut akan mempengaruhi tumbuh kembang dan kesehatan si bayi. Ibunya juga bisa mengalami depresi yang berkepanjangan.

Kondisi yang betul-betul tidak mengenakkan di atas tadi harus sesegera mungkin diatasi agar kondisinya bisa kembali baik seperti semula lagi. Harus dicarikan carayang paling ampuh dan paling efektif untuk memperbanyak ASI.

Cara-cara untuk memperbanyak ASI banyak sekali. Pada pokoknya ada dua macam cara. Yang pertama dengan cara medis, dengan mengonsumsi obat-obatan pelancar ASI yang sudah banyak dijual secara bebas di pasar. Namun kebanyakan obat-obatan ini terbuat dari bahan kimia dan banyak yang lewat dari masa edarnya serta belum memiliki ijin resmi dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

Karena takut sekali akan efek samping dari obat-obatan kimia baik itu terhadap ibu dan bayinya serta belum bisa dipastikan berkualitas atau tidak, para ibu menyusui pada akhirnya lebih memilih cara yang kedua, yakni cara tradisional, dengan menggunakan cara-cara yang alami.

Ada banyak sekali cara alami yang bisa dipakai untuk memperlancar dan memperbanyak ASI. Berikut di bawah ini 10 cara yang bisa digunakan oleh si ibu supaya ASInya bisa kembali mengalir dengan lancar, deras dan bertambah banyak :

1. Mengonsumsi air putih sebanyak-sebanyaknya.

Ibu menyusui harus banyak minum air putih paling tidak enam sampai dengan delapan gelas setiap harinya supaya cadangan cairan yang ada di dalamnya mencukupi. Jika kebutuhan akan cairan di dalam tubuhnya tercukupi maka otomatis akan membuat ASInya lancar terus mengalirnya dan meningkat jumlahnya.

2. Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

Jenis makanan yang bagus sekali dikonsumsi oleh ibu menyusui agar ASInya bertambah banyak salah satunya adalah oatmeal. Ada juga wortel, yang kaya akan beta karoten dan karbohidrat, yang bisa menaikkan kalium. Kacang-kacangan seperti kacang almond dan kacang mete bisa membuat ASI bertambah banyak.

3. Rajin memberikan ASI kepada bayinya sebanyak yang bayinya inginkan.

Terus-menerus menyusui bayi akan memberikan rangsangan kepada kedua payudara untuk bisa keluar dengan lancar juga deras. ASI yang keluar juga akan bertambah jumlahnya.

4. Melakukan pijatan kepada kedua payudara.

Massage payudara dengan lembut merupakan cara yang mujarab supaya ASI tidak hanya bisa selalu mengalir dengan lancar dan deras melainkan juga bertambah banyak jumlahnya. Lakukanlah pijat payudara ini sesering mungkin dengan menggunakan minyak zaitun atau baby oil.

5. Teknik menyusui harus benar.

Menyusui juga harus memakai teknik yang benar karena akan berpengaruh sekali terhadap kelancaran ASI juga terhadap jumlahnya. Teknik menyusui yang benar adalah ibu memegang payudaranya kemudian puting si ibu harus masuk seluruhnya ke dalam mulut bayi. Payudara ditekan sedikit supaya ASI yang keluar tidak langsung banyak. Posisi menyusui juga menentukan lancar tidaknya ASI. Posisi mendekap bayi termasuk posisi yang benar.

6. Kedua payudara disusui secara bergantian.

Menyusui dengan kedua payudaranya secara bergantian akan merangsang kedua payudara untuk bisa terus mengalir dengan lancar dan deras serta meningkat jumlahnya. Jadi jangan hanya fokus pada satu payudara.

7. Memompa ASI.

ASI juga bisa selalu mengalir dengan lancar dan deras juga bertambah jumlahnya kalau si ibu rajin memompanya jika bayinya sedang tidur atau sudah dalam keadaan kenyang. Setiap harinya paling tidak pompalah ASI delapan kali selama lima hingga sepuluh menit.

8. Susuilah bayi dalam waktu yang lama.

Bayi sebaiknya disusui dalam waktu yang lebih lama. Tujuannya supaya ASI bisa lebih cepat kosong. Dengan demikian ASI akan diberikan rangsangan untuk berproduksi lagi. Kalau menyusuinya hanya sebentar tubuh tidak bisa merespon untuk bisa menghasilkan ASI yang baru.

9. Harus menyusui dalam keadaan yang santai.

Menyusui itu harus dalam keadaan yang santai, yang tenang karena akan berpengaruh pada kelancaran serta jumlah ASI.

10. Menyusui dengan teknik “Skin To Skin Nurse”.

Supaya ASInya bisa bertambah banyak salah satu caranya adalah dengan membiarkan kulit ibu bersentuhan langsung dengan kulit bayinya. Bisa tercipta hubungan emosional yang dalam antara keduanya.